Nikmat, menurut kepala awamku adalah sebuah kesenangan yang dapat dirasakan dampaknya secara langsung. Sebagai manusia moderen yang hidup dijaman moderen kata nikmat sudah
sangat umum diucapkan. Dan manusia moderen ini selalu menuntut nikmat yang lebih dan lebih.
Hal lumrah bagi mereka yang memang setiap harinya bergelimang dengan nikmat sampai-sampai mereka tidak dapat lagi membedakan suatu kelumrahan dengan kenikmatan yang luar biasa.
Nikmat bertetangga dengan kufur dan syukur, tinggal melihat kemiringan nikmat apakah kekiri atau kekanan.
Saat diberi, merasa kurang dan tidak pernah terpuaskan. Penyakit orang kota? Mungkin iya, betapa tidak hampir seluruh waktunya dihabiskan hanya untuk mencari nikmat.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment